IMPLEMENTASI BIMBINGAN ISLAM MELALUI TA’ZIR DALAM MENGATASI PERILAKU BERPACARAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL KERTEK

AISYA RAHMA ALFAHANI, NIM : 132030200 (2025) IMPLEMENTASI BIMBINGAN ISLAM MELALUI TA’ZIR DALAM MENGATASI PERILAKU BERPACARAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL KERTEK. Other thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM PEMALANG (INSIP) JAWA TENGAH.

[thumbnail of IMPLEMENTASI BIMBINGAN ISLAM MELALUI TA’ZIR DALAM MENGATASI PERILAKU BERPACARAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL KERTEK.pdf] Text
IMPLEMENTASI BIMBINGAN ISLAM MELALUI TA’ZIR DALAM MENGATASI PERILAKU BERPACARAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL KERTEK.pdf

Download (899kB)

Abstract

Aisya Rahma Alfahani, 2025, Implementasi Bimbingan Islam Melalui Ta’zir Dalam Perilaku Berpacaran Santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Kertek, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Institut Agama Islam Pemalang (INSIP).

Penelitian ini membahas implementasi bimbingan Islam melalui ta’zir dalam menangani perilaku berpacaran di kalangan santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Kertek. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena pacaran di lingkungan pesantren yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam dan peraturan pesantren, sehingga diperlukan upaya serius dan berkelanjutan untuk menanggulanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perilaku berpacaran santri serta bagaimana pelaksanaan bimbingan Islam melalui ta’zir dalam mengatasi perilaku tersebut.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.. Adapun jumlah santri yang melanggar tercatat sebanyak 18 pasangan, terdiri dari santriwan dan santriwati. Implementasi bimbingan Islam melalui ta’zir dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap awal (pendekatan dan penciptaan suasana nyaman untuk santri), tahap kerja (penjelajahan masalah dan pemberian ta’zir sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari ta’zir ringan seperti memakai kalung pelanggaran, ta’zir sedang seperti lari mengelilingi halaman, hingga ta’zir berat seperti memakai ciput di luar kerudung untuk santriwati dan digundul untuk santriwan), dan tahap akhir (evaluasi dan pemantauan efek jera pada santri). Penerapan ta’zir di pesantren bersifat mendidik dengan tujuan menumbuhkan efek jera dan meningkatkan kedisiplinan santri agar tidak mengulangi pelanggaran, serta membentuk karakter santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan aturan pesantren.

Kata Kunci: Bimbingan Islam, Ta’zir, Perilaku Santri

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Admin a admin
Date Deposited: 06 Mar 2026 07:20
Last Modified: 09 Mar 2026 05:19
URI: http://repository.insipemalang.ac.id/id/eprint/151

Actions (login required)

View Item
View Item