METODE PENGAJARAN BALAGHAH (Telaah Atas Tasybih Dalam Muallaqat Al-A‘Sya)

DEDE FAIZATUL HUSNARATI, NIM: 7210042 (2025) METODE PENGAJARAN BALAGHAH (Telaah Atas Tasybih Dalam Muallaqat Al-A‘Sya). Other thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM PEMALANG (INSIP) JAWA TENGAH.

[thumbnail of METODE PENGAJARAN BALAGHAH (Telaah Atas Tasybih Dalam Muallaqat Al-A‘Sya).pdf] Text
METODE PENGAJARAN BALAGHAH (Telaah Atas Tasybih Dalam Muallaqat Al-A‘Sya).pdf - Other

Download (1MB)

Abstract

Dede Faizatul Husnarati, 2025, Metode Pengajaran Balaghah (Telaah Atas Tasybih Dalam Muallaqat Al-A‘Sya) Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Pemalang (INSIP).

Bahasa Arab menunjukkan kekayaan bahasa dan intelektualitas yang mendalam dari sejak zaman dahulu, zaman sebelum Islam muncul. Karena kekayaan bahasanya, Bahasa Arab yang menjadi bahasa Al-Qur’an memiliki banyak kaidah, wazan, uslub yang unik serta beragam dan kosakata yang begitu kaya serta terperinci. Disinilah pengetahuan akan bahasa Arab kususnya balaghah memegang peranan yang sangat penting untuk lebih memahami Al-Qur'an. Syair-syair pada masa pra-Islam merepresentasikan kefasihan bahasa Arab dan menjadi dasar-dasar pembentukkan bahasa Arab fushah. Karena syair pra-Islam menjadi media utama dalam menyampaikan pesan sosial, politik, dan budaya. Puncak keemasan syair pra-Islam tercermin dalam karya-karya seperti Mu’allaqat. Gaya bahasa yang digunakan penyair Arab kuno banyak menggunakan majaz, kinayah, dan tasybih. Tasybih bukan hanya unsur keindahan dalam syair, tetapi juga cabang ilmu bayan yang menjadi sarana untuk merepresentasikan sesuatu dengan makna yang mendalam dan lebih jelas. Mempelajari bahasa Arab bagi pelajar non-Arab memiliki tantangan tersendiri, karenanya dibutuhkan metode yang tepat dalam mengajarkannya. Banyaknya metode pengajaran yang ditawarkan, namun tidak semua metode sesuai dengan bahan pelajaran. Oleh karena itu di sini penulis mencoba mendiskripsikan metode yang cocok untuk pengajaran ilmu balaghah khususnya pengajaran tasybih dengan menggunakan syair sebagai contoh konkrit teks yang mengandung balaghah dan dengan keindahan gaya bahasanya diharapkan bisa menarik minat pelajar non-Arab sehingga tercipta pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami. Karena itu penulis menyusun penelitian yang berjudul “Metode Pengajaran Balaghah (Telaah Tasybih dalam Muallaqat Al-A’sya)”.

Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (Library Research) yang menghasilkan data deskriptif yang berbentuk tulisan tentang teks, manuskrip atau informasi lain yang dibutuhkan dalam penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana Al-A’sya menggunakan tasybih didalam muallaqat-nya untuk mengintepretasikan berbagai tema yang ia angkat dalam syair, serta untuk mengetahui jenis tasybih seperti apa yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didalam muallaqat Al-A’sya terdapat 14 bait yang mengandung tasybih. Tasybih dalam syair ini sebagian besar menyebutkan seluruh unsur tasybih dan sebagian yang lain tersirat melalui konteks kalimat. Jenis dari tasybih-tasybih tersebut ada 11 jenis, yaitu tasybih mufrad, murakkab, tamtsil, dhimni, mursal, mufashshal, mujmal, baligh, hissi, dan 'aqli, yang tersebar diberbagai kartu bait. Metode pengajaran balaghah yang cocok dengan contoh syair adalah dengan metode istiqraiyyah dengan pendekatan konstraktif.

Kata Kunci: Metode Pengajaran, Tasybih, Muallaqat Al-A’sya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Admin a admin
Date Deposited: 10 Mar 2026 06:02
Last Modified: 10 Mar 2026 06:02
URI: http://repository.insipemalang.ac.id/id/eprint/170

Actions (login required)

View Item
View Item