STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN MANHAJUSSALIKIN DALAM MENANGANI PERUNDUNGAN/BULLYING

IHSANNUDDIN, NIM : 8210108 (2025) STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN MANHAJUSSALIKIN DALAM MENANGANI PERUNDUNGAN/BULLYING. Other thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM PEMALANG (INSIP) JAWA TENGAH.

[thumbnail of STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN MANHAJUSSALIKIN DALAM MENANGANI PERUNDUNGAN BULLYING.pdf] Text
STRATEGI PIMPINAN PONDOK PESANTREN MANHAJUSSALIKIN DALAM MENANGANI PERUNDUNGAN BULLYING.pdf - Other

Download (2MB)

Abstract

Ihsannuddin, 2025, Strategi Pimpinan Pondok Pesantren Manhajussalikin Dalam Menangani Perundungan/Bullying Skripsi, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Pemalang (INSIP)

Perundungan atau Bully adalah perilaku agresif dan terulang yang dilakukan oleh satu atau lebih individu terhadap individu lainnya, dengan tujuan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau merendahkan korban yang lebih lemah secara fisik, verbal, atau emosional. Fenomena kekerasan yang disebut perundungan, yang terjadi karena senioritas, terus berlangsung diantara peserta didik. Dalam islam, perundungan atau penganiayaan terhadap orang lain merupakan tindakan yang dilarang dan bertentangan dengan ajaran agama. Islam menekankan pentingnya menghormati hak-hak individu, keadilan, kasih sayang, dan kebaikan terhadap sesama. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menemukan jawaban terhadap suatu fenomena atau pertanyaan melalui aplikasi prosedur ilmiah secara sistematis dengan menggunakan pendekatan kualitatif.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman mendalam tentang fenomenal sosial, budaya, atau perilaku manusia melalui pengumpulan data yang kaya dan deskriptif, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Manhajussalikin Rokan Hulu untuk mencari informasi yang dibutuhkan oleh peneliti yaitu Strategi Pimpinan Pondok Pesantren Manhajussalikin Dalam Menangani Perundungan/Bullying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pimpinan pondok pesantren manhajussalikin berbagai strategi dalam mengahadapi fenomena perundungan/bullying yang terjadi di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, pimpinan pondok pesantren mengembangkan strategi yang bersifat komprehensif dan berakar pada nilai-nilai islam, dengan menggabungkan pendekatan spiritual, edukatif, dan sosial. Secara umum, strategi yang diterapkan terbagi menjadi dua pendekatan, yaitu, Pendekatan preventif ini bertujuan untuk mencegah terjadinya perundungan dengan budaya pesantren yang positif. Pendekatan kuratif dan persuasif, ketika terjadi kasus perundungan, pimpinan pondok tidak langsung memberikan hukuman yang bersifat represif.

Kata Kunci : Strategi Pimpinan, Perundungan, Pondok Pesantren Manhajussalikin.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Admin a admin
Date Deposited: 10 Mar 2026 07:59
Last Modified: 10 Mar 2026 07:59
URI: http://repository.insipemalang.ac.id/id/eprint/186

Actions (login required)

View Item
View Item